Roland M-300 Live Mixing Console

Digital mixing console yan kompak dan powerful.

M-300 V-Mixer adalah 32-channel console yang memproses banyak fitur powerful dan banyak manfaat pada award-winning M-400 dan M-380 V-Mixer – tetapi dengan format yang sangat compact. M-300 menyediakan pilihan console lainnya dalam perkembangan V-Mixing System yang yang juga terdiri dari Digital Snake, Personal Mixing dan Multi-Channel Recording. Ukurannya dan harga yang terjangkau memungkinkan untuk ditempatkan di tempat yang sempit untuk menempatkan kembali analog console dengan digital mixing solution. M-300 cocok untuk event produksi lainnya, rumah ibada, sekolah, pemerintahan dan aplikasi yang berhubungan.


* 32 mixing channel, L/C/R output, 8 AUX bus, 4 Matrice

* 4-band PEQ dan dinamis di semua channel

* 11 built-in multi-effects/ PEQ yang berbeda dan delay di semua output

* 24bit AD/DA untuk sound Remotely controllable berkualitas tinggi dari PC

* Rekam/playback dari USB flash memory

* Terintegrasi dengan sempurna dengan Digital Snake untuk transmisi, distribusi, split dan merging audio

* Membangun sistem yang powerful dan fleksibel dengan menambahkan Personal Mixing System, multi-channel recording dan komponen REAC lainnya


Versi M-300 1.5 terbaru

Beberapa fitur powerful terbaru dikemas ke dalam free version update yang menyertakan 31-band mono GEQ terbaru,


M-300 Version 1.5 Software Highlights

* 4 x 31-band mono GEQ

* Efek baru ditambahkan ke Effect Library

* Audio Cross Fade di antara Scene Changes

* Channel Screen untuk masing - masing DCA Group

* Kemampuan New User Account

* Perintah RS-232C tambahan

* Support Roland Wireless USB Adapter dan iPad Control App


M-300 cocok dengan banyak aplikasi

* Boardroom & ruang konferensi - Install M-300 ke A/V rack control swngan touch panel menggunakan RS-232.

* Sekolah – Intall M-300 dalam rolling rack case dan bergerak dari auditorium ke cafetaria sampai gedung.

* Portable dan gereja kecil – M-300 menawarkan mid-level channel yang sangat tcompact dan kemasan yang sangat terjangkau. Event diatur cepT dan mudah dengan koneksi Catt5e dari Digital Snakes di panggung untuk M-300

* Compact, Sound dan fitur bagus dengan kapasitas mixing yang mengesankan dalam kemasan kecil,

Mixer M-300 V merupakan solusi utama untuk beragam tempat dan aplikasi. Memberikan kapasitas mixing kokoh pada 32 mixing channel, 8 aux bus, dan 4 matrice. M-300 V-Mixer terintegrasi dengan perangkat REAC lainnya. User bisa langsung mengoperasikan Digital Snake preamp, kontrol M-48 Personal Mixer, dan mengatur I/O untuk S-4000M REAC Merge Unit. Semua fitur ini terisi dengan ukuran yang sangat compact dan berat 9.8 kg (21 lbs 10 oz). M-300 adalah pilihan yang tepat untuk semua tempat dengan area terbatas, sama seperti penguatan mobile sound. Optional rack rail juga tersedia.


Powerful Built-in Channel Effect

Equalisasi channel dan dinamis adalah dasar dari mix hebat lainnya. Kemampuan pembentukan sound dari M-300 input channel meliputi 4-band yang penuh dengan parametric EQ sama seperti gate dan compressor. Key pada filter bisa digunakan untuk Gate/Compressor untuk memungkinkan mixing yang ekspresif. 4 multi-effects processor bisa diatur menggunakan 11 jenis efek yang berbeda. Selain itu Reverb dan Delay, efek modulasi seperti Chorus dan Phaser juga tersedia. M-300i bus juga dilengkapi dengan 8 band pada Parametric EQ dan Signal Delay di masing - masing Aux, Matrix dan Main output. M-300 dilengkapi dengan penyesuaian sound dan siap dimainkan.


Desain Unggul Control Surface

M-380 dan M-400 V-Mixer sangat dihormati sebagai kemudahan dalam penggunaan dan M-300 terus melanjutkan tradisi ini mulai dengan 17 - 100mm motorized fader. Pusat pengoperasian M-300 adalah tampilan 800x480 pixel color beresolusi tinggi. Channel Parameter seperti Gain, Pan, EQ dan Dynamic bisa dioperasikan dengan nyaman dari pilihan Channel Edit yang ada di tampilan kiri. Semua parameter bisa disimpan dan diambil kembali dengan instan dari Scene Memory. Layer pada fader bisa di switch dengan mudah dengan LAYER button. Fader bisa diakses dan diatur dengan bebas, dan disimpan sebagai User Layer.


USB memory recorder/player

Merekam output pada M-300 Main, menjalankan AUX bus atau MATRIX bus secara langsung ke USB memory drive yang terhubung ke built-in USB port. Mix dihasilkan dengan M-300 yang bisa disimpan sebagai file WAV tidak terkompres, tanpa perlu file WAV external recorder pada USB memory drive yang juga bisa dimainkan kembali pada M-300 dan digunakan untuk background musik/track. Pengaturan user dan mixer data juga bisa disimpan ke USB memory drive.


Kontrol menggunakan wireless LAN

Dengan memungkinkan Remote Desktop Connection pada local-PC yang secara langsung terkoneksi ke M-300 melalui USB, M-300 bisa dikontrol dari PC lainnya menggunakan wireless LAN. Tablet PC bisa digunakan untuk mengontrol M-300 dari remote location. Contoh, Anda bisa duduk di bagian penonton untuk menyesuaikan house mix selama latihan, atau berdiri onstage untuk menyesuaikan monitor mix ketika mengonsultasikan penampilan di atas panggung. M-300 memungkinkan kemungkinan mixing terbaru yang tidak pernah Anda raih dengan analog console.


Kontrol dari PC

M-300 bisa sedikit dikontrol secara optimal dari PC (Windows) yang terkoneksi melalui USB port. Fungsi mixing pada M-300 bisa dioperasikan langsung dari PC menggunakan M-300RCS yang menampilkan kontrol software yang memiliki GUI sama seperti M-300 color display. M-300RCS juga bisa dioperasikan dengan mode offline, memungkinkan data untuk beragam setting dalam menciptakan keunggulan dan disimpan ke USB memory drive. Ketika Anda memiliki tempat, isi setting dan jump tepat pada sound check dan latihan.


Multi-channel recording ke DAW

Empat puluh channel 24-bit audio bisa langsung direkam ke PC (Windows) dengan menghubungkan REAC port ke gigabit Ethernet port pada PC melalui single Cat5e cable. Audio direkam sebagai file WAV individual menggunakan Cakewalk SONAR dan bisa di mix setelah merekam menggunakan alat digital audio powerful dan efek di SONAR.


V-LINK - Audio dan Visual Solution

Dengan menghubungkan MIDI input/output ke video switcher seperti V-1600HD, V-LINK yang secara otomatis mengsinkronasi audio M-300 dengan gambar visual yang memungkinkan “audio follows video”.


Support dan mengelola multiple M-48 Live Personal Mixer untuk kecanggihan dalam monitoring lingkungan.

Untuk penampilan musisi yang ingin sound berkualitas baik dan mudah disesuaikan dalam individual stage mix mereka, M-48 Level Personal Mixer menawarkan kontrol melalui sumber 40 audio yang bisa diatur dengan mudah dalam kelompok 16 assignable stereo. Konfigurasi langsung dengan kemampuan mengontrol, menyimpan dan mengambil kembali data M-48s yang terhubung dari M-300 V-Mixer memungkinkan teknisi FOH mengatur setup dan mixing. Penggunaan IEMs (In-Ear Monitors) mengurangi jumlah sound yang diambil dengan atage mikrofon. Juga menghilangkan feedback ketika memberikan kualitas sound luar biasa untuk liver performance dan recording.

PROCESSING

Number of Channels

32 mixing channels/11 buses/4 MATRIX buses/Up to 92 inputs and

90 outputs when using REAC Devices

AD/DA Conversion

24-bit/48.0 kHz or 44.1 kHz

Network Latency

2.8 mS (typ.) *1

* Total System Latency of audio signal from S-1608 inputs to outputs via M-300's REAC ports (A or B).

* Sample Rate: 48.0 kHz * Effects : No insert effects


CONNECTORS

CONSOLE INPUT jacks (1 to 4)

XLR-3-31 type (balanced, phantom power)

CONSOLE INPUT jacks (5 to 8)

1/4 inch Phone type (balanced)

CONSOLE INPUT jacks (9 to 12)

RCA Pin type

CONSOLE OUTPUT jacks (1 to 4)

XLR-3-32 type (balanced)

CONSOLE OUTPUT jacks (5 to 8)

1/4 inch Phone type (balanced)

PHONES jack

Stereo 1/4 inch phone type

DIGITAL OUT jack

Optical type

REAC port

RJ-45 EtherCon type x 2

USB port

Type A x 1, Type B x 1

Remote Connectors

RS-232C connector: 9-pin D-sub type

MIDI connectors (OUT/THRU, IN): 5-pin DIN type

Other Connectors

Grounding terminal

AC INPUT connector


INPUT/OUTPUT CHARACTERUSTUCS

Frequency Response

CONSOLE OUTPUT jacks (1 to 8):

-2 dB / +0 dB (20k ohms load, +4 dBu)

PHONES jack: -3 dB / +0 dB (40 ohms load, 150 mW)

Total Harmonic Distortion + Noise

CONSOLE OUTPUT jacks (1 to 8): 0.05 % (typ., +4 dBu)

PHONES jack: 0.05 % (typ., 40 ohms load, 150 mW)

Dynamic Range

CONSOLE OUTPUT jacks (1 to 8): 105 dB (typ.)

Crosstalk@ 1 kHz

CONSOLE INPUT jacks (1 to 4):

-80dB (Pad: ON, Input sens: +4 dBu, typ.)

CONSOLE INPUT jacks (5 to 12): -80dB (Input sens: +4 dBu, typ.)

CONSOLE OUTPUT jacks (1 to 8): -100 dB (typ.)

* Sampling frequency is 48 kHz or 44.1 kHz.

Nominal Input Level (Variable)

CONSOLE INPUT jacks (1 to 4):

-65 to -10 dBu (Pad: OFF) or -45 to +10 dBu(Pad: ON)

CONSOLE INPUT jacks (5 to 12): -28 to +4 dBu

Input Impedance

CONSOLE INPUT jacks (1 to 4): 14 k ohms

CONSOLE INPUT jacks (5 to 12): 10 k ohms

Non Clip Maximum Input level

CONSOLE INPUT jacks (1 to 4):

+8 dBu (Pad: OFF) or +28 dBu (Pad: ON)

CONSOLE INPUT jacks (5 to 12): +22 dBu

Nominal Output Level

CONSOLE OUTPUT jacks (1 to 8):

+4 dBu (Load impedance: 10 k ohms)

Output Impedance

CONSOLE OUTPUT jacks (1 to 8): 600 ohms

PHONES jack: 100 ohms

Recommended Load Impedance

CONSOLE OUTPUT jacks (1 to 8): 10 k ohms or greater

PHONES jack: 8 ohms or greater

Non Clip Maximum Output level

CONSOLE OUTPUT jacks (1 to 8):

+22 dBu (1 kHz, 10 k ohms load)

PHONES jack: 150 mW + 150 mW (Typ., 1 kHz, 40 ohms load)

Residual Noise Level (IHF-A, typ.)

-88 dBu (All faders: Min)

Equivalent Input Noise Level (E.I.N.)

-126 dBu (Main Fader: Unity, Channel faders: Unity only one

channel, Preamp gain: Max)


OTHERS

Display

800 x 480 dots Wide VGA TFT color screen with backlight

Power Supply

AC 115 V, 117 V, 220 V, 230 V, 240 V (50/60 Hz)

Power Consumption

50 W


Size and Weight

Width (W)

470 mm18-9/16 inches

Depth (D)

483 mm19-1/16 inches

Height (H)

195 mm7-11/16 inches

Weight

9.8 kg21 lbs. 10 oz.

(0dBu=0.775Vrms)

* XLR type: 1 GND, 2 HOT, 3: COLD

* phantom power: DC+48V(unloaded maximum), 14mA(maximum load) (All XLR type inputs)

* When a REAC Splitter S-4000D or a switching hub is used in-line with REAC cables, the network latency will increase by the amount of processing delay introduced by the splitting device itself. The actual delay is dependant upon the specifications of the splitting device, though the maximum delay amount for a single splitting device should be about 200microseconds.

All specifications and appearances are subject to change.